Kenapa Muslim Harus Shalat ? (4)

بِسْمِ اللهِ الرَّ حْمٰنِ الرَّ حِيْمِ

KEEMPAT: SHALAT BUKANLAH SESUATU YANG MENGURUNG KEBEBASAN PRIBADI SESEORANG ATAU MENGHALANGI SESEORANG DALAM MENJALANKAN KEBEBASANNYA

Pada hakikatnya, setiap manusia yang hidup di lingkungan bermasyarakat, sepakat bahwa mereka bukanlah hewan yang hidup di atas muka bumi sebagaimana hewan-hewan yang hidup dalam hutan liar, akan tetapi mereka memiliki kebebasan. Kebebasan yang mereka miliki sifatnya mutlak baik dalam permasalahan aqidah (keyakinan), dalam berkata maupun bekerja.

Dan kebebasan itu terikat dengan aturan-aturan umum atau hukum-hukum yang berlaku. Kalaulah bukanlah karena ikatan ini, maka niscaya kehidupan bermasyarakat tidak akan teratur, generasi- generasi berikutnya tidak akan terlahir dan tidak akan ada lagi interaksi sesama individu. Lebih dari itu semua, kehidupan manusia tidak akan berkelanjutan (punah).

Sesungguhnya orang-orang hipis [10] (semisal punkers[11]) yang sering melakukan apa saja yang terlintas di benak-benak mereka dan hidup serampangan di jalan-jalan bagaikan kehidupan anjing liar, tidaklah berani melanggar ketentuan undang-undang atau aturan-aturan hukum yang berlaku. Demikian pula kawan-kawan mereka dari kalangan binatang yang hidup ditengah-tengah hutan belantara, juga memiliki aturan- aturan yang mereka berjalan di atasnya. Apabila engkau bertanya kepada seorang ahli biologi, maka ia akan menjelaskan kepadamu tentang kebenaran apa yang aku katakan. Semoga saja contoh yang paling jelas yang akan kujelaskan kepadamu adalah apa yang bisa engkau saksikan dengan mata kepalamu berupa sikap saling tolong menolong yang dilakukan oleh sekawanan lebah yang berada dalam satu sarang, serta bagaimana sekawanan semut yang saling bahu membahu dalam menyeret makanan yang dipungutnya.

Adapun engkau –wahai muslim– bebas dalam segala urusan pribadimu. Engkau boleh makan atau berpuasa, boleh bangun atau tidur, boleh tinggal atau bepergian, boleh menjual atau membeli. Semua kebebasan ini terikat dengan ikatan ilahiyah dan terbatas dengan batasan syari’at.

Termasuk bagian dari kebebasanmu untuk berhenti sejenak dari kesibukan dan duduk beberapa menit dalam masjid untuk mengembalikan semangat dan kekuatanmu, sehingga engkau keluar dari masjid dengan membawa semangat baru dengan pertolongan ilahiyah yang dengannya engkau mampu menyelesaikan pekerjaan dan perjuanganmu.

Termasuk bagian dari kebebasanmu untuk taat terhadap aturan-aturan ilahiyah yang akan mengantarkanmu kepada jalan-jalan kebahagiaan dan kesenangan di dunia maupun di akhirat.

Termasuk bagian dari kebebasanmu untuk tidak takut kepada kekuatan apapun di muka bumi selama kekuatan Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa menjaga dan membelamu.

Termasuk bagian dari kebebasanmu untuk mengatakan apa yang engkau inginkan, mengerjakan apa yang engkau sukai, menulis apa yang indah menurutmu, berdagang apa yang engkau kehendaki, dengan syarat tidak melampaui batasan-batasan yang telah ditetapkan. Karena apabila engkau melampaui batasan-batasan tersebut, maka pasti engkau akan merampas batasan-batasan dan hak-hak orang lain. Inilah yang diharamkan oleh Islam dan dilarang oleh undang-undang buatan manusia.

__________________________

10 Orang-orang hipis disebut juga dengan istilah ibahiyyah karena mereka memperbolehkan segala sesuatunya.

11 Dalam naskah aslinya yang berbahasa arab beliau mengungkapkan dengan kata ا لخنا فس. Ini adalah kata kontemporer dan kami berusaha mencari maknanya namun yang paling mendekati maksud dari paparan beliau adalah punkers atau yang semisalnya. Wallahu a’lam (pent.)

[Dari: Limadza Usholli; Penulis: Asy-Syaikh Abdur Rauf al-Hanawi; Pengantar: Asy-Syaikh Abdul Aziz Bin Abdullah Bin Baz Rahimahullah; Edisi Indonesia: Kenapa Saya Harus Shalat…?!; Penerjemah: Mohamad Nursamsul Kamar; Penerbit: Al-Hikmah Media]

Posted on November 12, 2012, in Kenapa Shalat? and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: